• Breaking News

    Panduan dan Tutorial Lengkap serta Materi Pelajaran di Mulyono Blog. Konten Terlengkap dan Terpercaya

    Selasa, 04 Oktober 2011

    Stokiometri Larutan

    Pada stoikiometri larutan, di antara zat-zat yang terlibat reaksi, sebagian atau seluruhnya berada dalam bentuk larutan.
    1. Stoikiometri dengan Hitungan Kimia Sederhana Soal-soal yang menyangkut bagian ini dapat diselesaikan dengan cara hitungan kimia sederhana yang menyangkut hubungan kuantitas antara suatu komponen dengan komponen lain dalam suatu reaksi.
    Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah:
    a. menulis persamann reaksi
    b. menyetarakan koefisien reaksi
    c. memahami bahwa perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol

    Karena zat yang terlibat dalam reaksi berada dalam bentuk larutan, maka mol larutan dapat dinyatakan sebagai:

    n = V . M
    dimana:
    n = jumlah mol
    V = volume (liter)
    M = molaritas larutan

    Contoh:
    Hitunglah volume larutan 0.05 M HCl yang diperlukan untuk melarutkan 2.4 gram logam magnesium (Ar = 24).
    Jawab:
    Mg(s) + 2HCl(aq) ®   MgCl2(aq) + H2(g)
    24 gram Mg = 2.4/24 = 0.1 mol
    mol HCl = 2 x mol Mg = 0.2 mol
    volume HCl = n/M = 0.2/0.25 = 0.8 liter


    2. Titrasi

    Titrasi adalah cara penetapan kadar suatu larutan dengan menggunakan larutan standar yang sudah diketahui konsentrasinya. Motode ini banyak dilakukan di laboratorium. Beberapa jenis titrasi, yaitu:
    1. titrasi asam-basa
    2. titrasi redoks
    3. titrasi pengendapan

    Contoh:
    1. Untuk menetralkan 50 mL larutan NaOH diperlukan 20 mL larutan 0.25 M HCl.
    Tentukan kemolaran larutan NaOH !

    Jawab:
    NaOH(aq) + HCl(aq) ®   NaCl(aq) + H2O(l)
    mol HCl = 20 x 0.25 = 5 m mol
    Berdasarkan koefisien reaksi di atas.
    mol NaOH = mol HCl = 5 m mol
    M = n/V = 5 m mol/50mL = 0.1 M

    2. Sebanyak 0.56 gram kalsium oksida tak murni dilarutkan ke dalam air. Larutan ini tepat dapat dinetralkan dengan 20 mL larutan 0.30 M HCl.Tentukan kemurnian kalsium oksida (Ar: O=16; Ca=56)!
    Jawab:
    CaO(s) + H2O(l) ®   Ca(OH)2(aq)
    Ca(OH)2(aq) + 2 HCl(aq) ®
       CaCl2(aq) + 2 H2O(l)
    mol HCl = 20 x 0.30 = 6 m mol
    mol Ca(OH)2 = mol CaO = 1/2 x mol HCl = 1/2 x 6 = 3 m mol
    massa CaO = 3 x 56 = 168 mg = 0.168 gram
    Kadar kemurnian CaO = 0.168/0.56 x 100% = 30%