• Breaking News

    Panduan dan Tutorial Lengkap serta Materi Pelajaran di Mulyono Blog. Konten Terlengkap dan Terpercaya

    Selasa, 04 Oktober 2011

    Keradioaktifan Alam

    Definisi : Bagian dari ilmu kimia yang mempelajari unsur-unsur yang bersifat radiokatif

    MACAMNYA

    KERADIOAKTIFAN ALAM
    - Terjadi secara spontan

    Misalnya: 92238 U ®
        90224 Th + 24 He
    1. Jenis peluruhan
    a. Radiasi Alfa
        
    - terdiri dari inti 24 He
        - merupakan partikel yang massif
        - kecepatan 0.1 C
        - di udara hanya berjalan beberapa cm sebelum menumbuk
          molekul udara


    b. Radiasi Beta
        
    - terdiri dari elektron -10 e atau -10 beta
        - terjadi karena perubahan neutron 01 n ®
       1 1 p + -10 e
        - di udara kering bergerak sejauh 300 cm

    c. Radiasi Gamma
         -
    merupakan radiasi elektromagnetik yang berenergi tinggi
        - berasal dari inti
        - merupakan gejala spontan dari isotop radioaktif

    d. Emisi Positron
         -
    terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan hampir sama
          dengan elektron
        - terjadi dari proton yang berubah menjadi neutron 1 1 p ®
       01
            n + +10 e
    e. Emisi Neutron
         -
    tidak menghasilkan isotop unsur lain

     
    2. Kestabilan inti
    - Pada umumnya unsur dengan nomor atom lebih besar dari 83
      adalah radioaktif.
    - Kestabilan inti dipengaruhi oleh perbandingan antara neutron dan
      proton di dalam inti.

        * isotop dengan n/p di atas pita kestabilan menjadi stabil dengan
           memancarkan partikel beta.
        * isotop dengan n/p di bawah pita kestabilan menjadi stabil
           dengan menangkap elektron.
        * emisi positron terjadi pada inti ringan.
        * penangkapan elektron terjadi pada inti berat.

     
    3. Deret keradioaktifan

    Deret radioaktif ialah suatu kumpulan unsur-unsur hasil peluruhan suatu radioaktif yang berakhir dengan terbentuknya unsur yang stabil.

    a. Deret Uranium-Radium

        Dimulai dengan  92 238 U dan berakhir dengan  82 206 Pb
    b. Deret Thorium
        Dimulai oleh peluruhan  90 232 Th dan berakhir dengan  82 208 Pb
    c. Deret Aktinium
        Dimulai dengan peluruhan 92 235 U dan berakhir dengan  82 207 Pb
    d. Deret Neptunium
        Dimulai dengan peluruhan  93 237 Np dan berakhir dengan  83 209
        Bi