Penetapan Kebutuhan Oksigen Kimia (KOK)

Kebutuhan oksigen kimia adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi zat-zat organik yang ada dalam 1 liter contoh air. Uji KOK merupakan ukuran bagi pencemaran air oleh zat-zat organik yang secara alamiah dapat dioksidasikan melalui proses mikrobiologi. Ion-ion klorida dioksidasi oleh kalium dikhromat dalam suasana asam.

Pada pengambilan contoh, contoh diawetkan dengan cara pendinginan pada suhu 40C jika analisis dilakukan kurang dari 24 jam setelah pengambilan contoh dan pH kurang dari 2 dengan penambahan Asam Sulfat pekat.
Dasar : Zat organik yang terdapat dalam air dioksidasi oleh K2Cr2O7 berlebih dalam suasana asam dan pada suhu 148­0C selama 2 jam. Sisa K2Cr2O7 yang tidak bereaksi dititrasi oleh larutan standar Fero Amonium Sulfat dengan indikator Feroin hingga terjadi perubahan warna dari kuning kehijauan menjadi merah bata.
Cara Kerja :
  1. Dipipet 5 ml contoh air ke dalam tabung Culture.
  2. Ditambahkan 2,5 ml (buret) larutan 1 dan 5 ml larutan 2.
  3. Dikocok lalu direfluks selama 2 jam dengan alat pemanas KOK atau dalam oven dengan suhu 1480C.
  4. Dinginkan, kemudian ditambahkan beberapa tetes indikator Feroin.
  5. Dititar dengan Fero Ammonium Sulfat hingga titik akhir berwarna merah bata.
dikromatometri-001

Disponsori Oleh :

Semoga Artikel Penetapan Kebutuhan Oksigen Kimia (KOK) Bisa Bermanfaat untuk kita semua.