Fasa Diam Yang Tersedia

Dari katalog berbagai pabrik-pabrik kimia dan instrumen didapatkan banyak daftar mengenai fase cair dengan bermacam polaritas dan karakteristik. Namun belum ditunjukkan bahwa hampir semua pemisahan kromatografi gas-cair dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu polimer-polimer berikut. Dari data retensi dan konstanta McReynolds dapat ditentukan bahwa Squalene termasuk dalam fase cair standar. Deretan Dexil seharusnya juga bisa dipertimbangkan sebagai hasil dari operasi temperatur maksimum nya hasil yang mengandung struktur carboran.

Fase Diam Kristal Cair
Berlawanan dengan fase cair iso-tropik konvensional, dimana mekanisme pemisahan terutama ditentukan oleh volatilitas bahan terlarut dan polaritas, pada kristal cair anisotropik dibedakan oleh perbedaan bentuk bahan terlarut. Fase kristal cair banyak digunakan untuk pemisahan campuran dari bahan terlarut isomer kaku seperti substituted benzene, polyaromatic hidrocarbon (PAH) dan polychloronated biphenyls dan steroids. Senyawa-senyawa tersebut bersifat termotropik oleh karena itu keadaan kristal cair dimulai titik leleh dan stabil secara termal hingga temperatur yang lebih tinggi (clearing temperature) dimana terjadi transisi menjadi cairanisotropi Kristal cair termotropik diklasifikasikan menurut susunan molekul.
Tabel 18.4. Beberapa fase diam untuk kromtografi gas

Fase Terikat / Bonded phases
Bonded phases merupakan fase diam yang terikat secara kimia maupun fisik pada bahan pendukung. Keuntungan utama dari bonded phases adalah bleed yang sederhana.
Ada tiga cara dimana fase dapat terikat pada silika, yaitu :
  • Preparasi estoil; mendukung alkohol terikat yang disiapkan melalui kondensasi alkohol dengan silika pada temperatur tinggi dalam autoclave. (Durapak)
  • Preparasi Siloxane bond; silika direaksikan dengan mono, atau multifungsional chlorosilane, disilane atau reagen cyclosiloxane
  • Pengikatan fase cair pada bahan pendukung pada aliran gas rendah dan temperatur tinggi, diikuti perlakuan menyeluruh dengan pelarut (Ultrabond)
Persentase Fase Cair ( Pemuatan fase Diam)
Jumlah fase cair yang digunakan harus cukup untuk melapisi partikel dengan lapisan tipis yang seragam. Kecenderungan saat ini mengarah pada kolom lighty-loaded (2-10%) dan analisa yang lebih cepat. Waktu retensi sebanding dengan gram fase cair yang ada, maka dengan pemuatan cairan yang rendah berarti analisis cepat.
Kolom Tabung Terbuka
Ketebalan film pada kolom tabung terbuka bisa lebih tipis dibandingkan jika menggunakan kolom kemasan konvensional. Gambar 12.13 memperlihatkan pengaruh ketebalan film kolom kapiler pada pemisahan dan waktu analisis.

Gambar 18.13. Dua kromatogram dengan konsentrasi fase cair yang berbeda

Gambar 18.14. Analisis Gasoline pada kolom dengan bentuk identik dan fase cair tetapi beda ketebalan film, pada kondisi yang identik.

Disponsori Oleh :

Semoga Artikel Fasa Diam Yang Tersedia Bisa Bermanfaat untuk kita semua.