Kobal

Reaksi ion kobal(II) dalam larutan

Ion yang paling sederhana dalam bentuk kobal dalam larutan adalah ion berwarna merah muda heksaaquokobal(II) – [Co(H2O)6]2+.
Reaksi ion heksaaquokobal(II) dengan ion hidroksida

Ion hidroksida (dari, katakanlah, larutan natrium hidroksida) dapat menghilangkan ion hidrogen dari ligan air dan kemudian melekat ke ion kobal.

Setelah ion hidrogen dihilangkan dari dua molekul air, kamu akan memperoleh kompleks tidak bermuatan – kompleks netral. Kompleks ini tidak larut dalam air dan terbentuk endapan.
Dalam tabung reaksi, perubahan warna yang terjadi adalah:
Reaksi-reaksi ion heksaaquokobalt(II) dengan larutan amonia

Amonia dapat berperan sebagai basa maupun ligan. Dengan jumlah kecil amonia, ion hidrogen ditarik ion heksaaquo dengan tepat seperti pada kasus perubahan ion hidroksida menjadi kompleks netral.
Endapan tersebut melarut jika kamu menambahkan amonia berlebih. Amonia menggantikan air sebagai ligan untuk menghasilkan ion heksaaminkobal(II).

Perubahan warna yang terjadi adalah:
Kompleks heksaaminkobal(II) sangat mudah teroksidasi menjadi kompleks kobal(III) yang bersesuaian. Pada tabung reaksi kompleks ini terlihat berubah gelap dengan cepat sampai larutan menjadi merah-coklat tua.

Pada faktanya ion heksaaminkobal(II) berwarna kuning! Apa yang kamu lihat adalah campuran dari ion ini dengan berbagai ion kobal(III) lain yang melibatkan reaksi pertukaran ligan antara molekul air dengan ion negatif yang terdapat dalam larutan.

Oksidasi ion heksaaquokobal(II) yang lain

Daripada mengandalkan oksidasi dengan menggunakan udara, kamu dapat menambahkan agen pengoksidasi seperti hidrogen peroksida. Kamu dapat melakukan ini setelah penambahan amonia seperti pada kasus yang terakhir, atau kamu dapat melakukannya dengan diikuti penambahan larutan natrium hidroksida.

Dengan larutan amonia dan hidrogen peroksida

Reaksi dengan larutan amonia diikuti pembentukan hidrogen peroksida yang berwarna larutan coklat-merah tua seperti sebelumnya – hanya lebih cepat. Persamaan untuk oksidasi kompleks amin adalah:

Dengan larutan natrium hidroksida dan hidrogen peroksida

Kamu dapat memperoleh endapan dengan bermacam-macam warna dari kompleks kobal(II) hidroksida ketika kamu menambahkan larutan natrium hidroksida.

Penambahan hidrogen peroksida menghasilkan banyak gelembung oksigen dan endapan coklat tua.
Endapan yang terakhir mengandung kobal dalam tingkat oksidasi +3. Saya tidak dapat memberikan rumus kimia untuk yang satu ini, karena saya tidak tahu dengan pasti kobal apa ini! Saya juga tidak dapat memberikan persamaan reaksinya dengan alasan yang sama.
Reaksi ion heksaaquokobal(II) dengan ion karbonat

Kamu dapat memperoleh dengan mudah endapan kobal(II) karbonat sesuai dengan yang kamu pikirkan.
Reaksi pertukaran ligan yang melibatkan ion klorida

Jika kamu menambahkan asam klorida pekat ke dalam larutan yang mengandung ion heksaqauakobal(I), larutan berubah warna dari merah muda menjadi biru. Enam molekul air digantikan oleh empat ion klorida.
Reaksi yang terjadi berlangsung reversibel.

Jika kamu menambahkan air ke dalam larutan yang berwarna biru, maka larutan tersebut kembali berwarna merah muda.

Disponsori Oleh :

Semoga Artikel Kobal Bisa Bermanfaat untuk kita semua.