• Breaking News

    Panduan dan Tutorial Lengkap serta Materi Pelajaran di Mulyono Blog. Konten Terlengkap dan Terpercaya

    Rabu, 31 Agustus 2011

    Tipe Jaringan Komputer

    Berdasarkan metode pengaksesan data, Tipe Jaringan Komputer terbagi menjadi dua, yaitu : Jaringan Peer to Peer dan Jaringan Client Server. Berikut ini adalah Penjelasan dari Tipe Jaringan Komputer :




    1. Jaringan Peer to Peer

    Jaringan Peer to Peer adalah jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Jaringan Peer to Peer memperbolehkan pemakai membagi resources dan file pada komputer mereka serta mengakses shared resources yang ada pada komputer lain. Pada Jaringan Peer to Peer tidak mempunyai file server atau sumber manajemen yang terpusat. Dalam Jaringan Peer to Peer semua komputer di perlakukan sama, mereka semua mempunyai kemampuan yang sama untuk menggunakan resources yang tersedia pada jaringan. Jaringan Peer to Peer di tujukan bagi Local Area Network (LAN) kecil sampai menengah.
    Keuntungan dari Peer to Peer :
    Murah, Karena tidak memerlukan server.
    Instalasi mudah di lakukkan.
    Kerugian dari Peer to Peer :
    Desentralisasi - Tidak ada posisi sentral untuk file dan aplikasi.
    Keamanan - Tidak ada Keamanan pada Jaringan.
    2. Client Server

    Client Server adalah jaringan komputer dimana jaringan ini memiliki satu buah server dan selebihnya bertindak sebagai client. Client Server merupakan Jaringan yang memperbolehkan jaringannya untuk memusatkan fungsi dan aplikasi dalam satu atau lebih file server. File server menjadi jantung dari sistem, menyediakan akses dan resources dan menyediakan keamanan. Individual workstation (client) memiliki akses ke resources yang tersedia pada file server. Untuk menggunakan Jaringan Client Server diperlukan sebuah media perantara berupa hub/switch.Keuntungan dari Client Server :
    Terpusat - resource dan keamanan data terkontrol melalui server.
    Mempunyai skala - Satu atau semua elemen bisa di ganti bergantung pada kebutuhan.
    Fleksibel - Teknologi baru dengan mudah dapat di integrasikan ke dalam sistem.
    Interoperability - semua komponen (client/jaringan/server) bekerja bersama-sama.
    Mudah di akses - Server dapat di akses dari jauh dan melewati multiple platform.
    Kerugian dari Client Server :
    Harga/biaya - Memerlukan investasi awal yang lumayan besar.
    Perawatan - Jaringan besar akan membutuhkan seorang staf untuk mengefisienkan operasi