Medan Magnetik

Magnetisme

Magnetisme
Magnetisme
Magnetisme adalah salah satu fenomena yang terjadi pada materi/benda yang dapat memberikan gaya (menarik atau menolak) terhadap benda lainnya. Beberapa benda yang memiliki sifat magnet adalah besi, dan beberapa baja, serta mineral Iodeston; namun, seluruh benda pasti terpengaruh oleh adanya gaya ini walaupun kecil.
Suatu magnet adalah materi yang mempunyai medan magnet. Materi tersebut bisa dalam wujud magnet tetap maupun magnet tidak tetap. Magnet yang sering kita dapati sekarang ini kebanyakan adalah magnet buatan.
Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub Utara (North/ N) dan kutub Selatan (South/ S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub.
Magnetisme terlihat di sekitar kawat berarus listrik atau di sekitar magnet itu sendiri. Wujud dari gaya magnet adalah adanya garis-garis  medan magnit yang terbentuk oleh serbuk besi dan magnet (misal: magnet batang) di atas selembar kertas.

Ada tiga aturan garis-garis medan magnet, yaitu :
  1. Garis-garis medan magnet tidak pernah memotong satu sama lain
  2. Garis-garis medan magnet selalu keluar dari kutub utara dan memasuki kutub selatan dan membentuk kurva tertutup.
  3. Jika garis-garis medan magnet di daerah tertentu rapat, maka medan magnetis pada daerah itu kuat, demikian sebaliknya jika garis-garis medan magnet renggang, maka medan magnetis di daerah itu lemah.

Garis-garis Medan Magnet
Garis-garis Medan Magnet
Gaya Magnetik
Gaya magnetik adalah gaya dasar yang terjadi akibat adanya muatan listrik yang bergerak memotong medan magnetik. Gaya magnetik juga bisa terjadi karena adanya penghatar lurus berarus listrik memotong medan magnetik ataupun adanya dua penghantar lurus atau lebih yang sejajar dan berarus listrik. Gaya magnetik tidak bekerja pada partikel maupun penghantar. Gaya magnetik dapat merubah arah gerakan partikel dan juga penghantar.

Disponsori Oleh :

Semoga Artikel Medan Magnetik Bisa Bermanfaat untuk kita semua.