Kualitas buruk BBM dipaksa naik harga


Komite Pengawas Bensin Bertimbal (KPBB) memberikan pernyataan bahwa kualitas BBM subsidi yang beredar di pasaran Indonesia sangat buruk. Hal ini karena kandungan yang terdapat dalam BBM tersebut sangat tinggi ketika dibandingkan dengan BBM yang di konsumsi di luar negeri.
Koordinator KPBB Ahmad Safrudin mengungkapkan "Kualitas BBM kita sangat buruk, kadar belerang tinggi, bisa merusak mesin. Jadi kalau kita gunakan BBM jelek, imbas lainnya kualitas udara buruk. Sejak 2005 sampai sekarang tidak berubah," ujarnya dalam diskusi di Balai Kartini, Jakarta, dikutip dari Merdeka, Jumat (28/6).
Perbandingan yang cukup jauh kualitas BBM negara kita ketika dibandingkan dengan negara asing. Premium di Tanah Air adalah RON 88, sementara solar kualitas 48. Sementara, di luar negeri mayoritas negara kini menggunakan premium RON 92.
Belum diketahui secara pasti, ada permainan apa dibalik kenaikan harga BBM subsidi yang sudah diterapkan seminggu yang lalu?
Selain itu dampak dari buruknya BBM juga berakibat pada kerusakan mesin. Dampak secara umum pada kendaraan yang sering terjadi yakni usia busi semakin pendek, akselerasi menurun, terdengar suara menggelitik pada mesin dan karburator harus sering dibersihkan. sebab kandungan timbal yang tinggi bisa membentuk kerak yang berakibat pada kotornya karburator dan penyumbatan laju bahan bakar.
Ketika dibandingkan dengan pemakaian BBM yang lebih bagus pastinya usia sevice kendaraan akan lebih banjang.

Disponsori Oleh :

Semoga Artikel Kualitas buruk BBM dipaksa naik harga Bisa Bermanfaat untuk kita semua.